Menggunakan Git di Linux

Mungkin buat para programmer pasti udah gak asing lagi sama yang namanya git ini, tapi bagi yang belum paham ini saya sedikit jelaskan apa itu git dan apa si kegunaanya dari git ini.

Git adalah perangkat lunak pengontrol versi atau proyek manajemen kode perangkat lunak yang diciptakan oleh Linus Torvalds, yang pada awalnya ditujukan untuk pengembangan kernel Linux. Desain Git terinspirasi oleh BitKeeper dan Monotone. Git pada awalnya hanya dirancang sebagai mesin tingkat rendah yang dapat digunakan oleh tampilan muka (front end) lain seperti Cogito atau StGIT. Namun selanjutnya proyek inti Git telah berkembang menjadi pengontrol revisi lengkap yang dapat digunakan langsung. Saat ini, beberapa perangkat lunak terkenal menggunakan Git sebagai pengontrol revisinya, antara lain kernel Linux, Server X.org, pengembangan inti OLPC (One Laptop per Child), serta kerangka kerja web Ruby on Rails.
Sumber: Wikipedia

Jadi git adalah suatu aplikasi untuk memanajemen kode sumber. Contohnya untuk sekarang ini banyak orang yang berbagi source code sumber dari hasil aplikasi ciptaannya di github, sehingga orang lain bebas mendownloadnya, atau melihat kode sumbernya.
Nah sekarang bagaimana cara untuk memasang git ini di Linux? Dalam kasus ini akan saya coba terapkan pada Linux Ubuntu.
Pertama silahkan anda daftar dulu akun githubnya di sini https://github.com/

  1. Dan kalau sudah, sekarang saatnya menginstal paket git di Linux kita.

    $ sudo apt-get install git-core git-gui git-doc gitg

    Setelah itu, saatnya membuat konfigurasi global untuk git ini.

    $ git config –global user.name “Full Name”
    $ git config –global user.email “your_email@youremail.com”
    $ git config –global color.ui true

    Nah terus untuk berikutnya adalah menambahkan id_rsa.pub ke git’s .ssh/authorized_keys.

    $ ssh-keygen -t rsa -C “your_email@youremail.com”

    Kalau bener nanti akan keluar tampilan kaya gini:

    Generating public/private rsa key pair.
    Enter file in which to save the key (/home/aim/.ssh/id_rsa):
    Enter passphrase (empty for no passphrase): kosongingaja
    Enter same passphrase again: kosonginaja
    Your identification has been saved in /home/aim/.ssh/id_rsa.
    Your public key has been saved in /home/aim/.ssh/id_rsa.pub.
    The key fingerprint is:
    14:cb:40:c5:6e:84:fc:fc:47:11:8b:76:b7:b2:79:1d your_email@youremail.com
    The key’s randomart image is:

    +--[ RSA 2048]----+
    | oo+o .. |
    | oooo ... |
    | =+ o o.. |
    | .=. ... . |
    | .S. .. .E |
    | . .+ ..|
    | .o . .|
    | . |
    | |
    +-----------------+

    Nah terus sekarang saatnya copy paste kode dari ssh tadi ke githubnya. Yang harus kita lakuin adalah jalanin beberapa perintah ini

    $ sudo apt-get install xclip
    $ xclip -sel clip < ~/.ssh/id_rsa.pub

    Perintah di atas fungsinya untuk melakukan copy isi file id_rsa.pub
    Kalau udah, sekarang login ke githubnya, terus masuk ke menu account setting. Lihat gambar:
    Terus pilih SSH Keys di bagian sidebars sebelah kiri.

    Terus pilih add ssh keys.

    Abis itu paste kodenya disitu dengan klik kanan terus pilih paste atau ctrl+v.

    Dan terakhir pilih add key.

    Nah terus sekarang coba kita test apakah berhasil setelah menambahkan ssa key tadi?
    Caranya adalah:

    $ ssh -T git@github.com

    Dan nanti setelah itu mungkin anda bakalan ngeliat pesan yang isinya kaya gini:

    The authenticity of host ‘github.com (207.97.227.239)’ can’t be established.
    # RSA key fingerprint is 16:27:ac:a5:76:28:2d:36:63:1b:56:4d:eb:df:a6:48.
    # Are you sure you want to continue connecting (yes/no)?

    Nah kalau muncul kaya gitu gak usah khawatir, ketik saja yes terus enter. Nanti apabila benar hasilnya akan seperti ini:

    Hi username! You’ve successfully authenticated, but GitHub does not provide shell access.

  2. Terus selanjutnya adalah membuat repository di github. Cara pembuatannya juga gak susah kok. Setelah login di github, di user bar atas klik button Create A New Repo.

    Lalu isi pada bagian Repository Name dengan nama repository yang kamu inginkan. Contoh lihat gambar di bawah ini:

    Terus kalau udah klik button Creater Repository
  3. Nah terus selanjutnya adalah cara untuk memanager repository kita. Dalam hal ini, saya masih menggunakan repository Example yang sudah dibuat sebelumnya. Atau dengan cara ini, kita bisa memanage repository kita langsung dari pc atau laptop.
    1. Pertama adalah mengclone repository.

      $ cd
      $ git clone git@github.com:Imron02/Example.git

      kode git@github.com:Imron02/Example.git itu didapatkan dengan cara mengambil alamat ssh dari repository example.

      Terus sekarang kita cek apakah ada folder baru dengan nama example?

      $ ls
      Example

      Dan lihat di atas, ternyata ada folder example disana.

    2. Lalu menambah file dan direktory

      $ cd Example

      Lalu sekarang kita membuat sebuah file README.md

      $ touch README.md
      $ mkdir Folder
      $ cp a.png Folder/

    3. Dan sekarang kita liat cara untuk melihat status perubahan.

      $ git status

      Dan hasilnya akan tampak seperti ini:

      # On branch master
      #
      # Initial commit
      #
      # Untracked files:
      #   (use “git add …” to include in what will be committed)
      #
      # Folder/
      # README.md
      nothing added to commit but untracked files present (use “git add” to track)

      Selanjutnya adalah cara untuk menambahkan file itu ke repository github online, gunakan perintah ini:

      $ git add README.md
      #untuk menambahkan hanya 1 file saja
      $ git add .
      #UNTUK menambahkan semua file (yang belum ada di repository online github) yang ada di dalam folder Example

    4. Lalu mengcommit status perubahan ke repository.

      $ git commit -m “First Commit”

      Nanti hasilnya akan tampak seperti ini:

      [master (root-commit) 7425c2b] First Commit
       1 file changed, 0 insertions(+), 0 deletions(-)
       create mode 100644 Folder/a.png
       create mode 100644 README.md

    5. Selanjutnya adalah mengupload file yang telah di commit tadi ke repo github

      $ git push

      Nanti hasilnya akan tampak seperti ini:

      Counting objects: 5, done.
      Delta compression using up to 2 threads.
      Compressing objects: 100% (3/3), done.
      Writing objects: 100% (5/5), 10.52 KiB, done.
      Total 5 (delta 0), reused 0 (delta 0)
      To git@github.com:Imron02/Example.git
       * [new branch]      master -> master
      Branch master set up to track remote branch master from origin.

      Dan terakhir cek status lagi.

      $ git status

      Dan hasilnya akan tampak seperti ini:

      # On branch master
      nothing to commit (working directory clean)

      Dan sekarang liat repository example di repo githubnya. Hasilnya akan seperti ini:

  4. Dan berikut ini adalah perintah git tambahan yang sering digunakan
    1. Perintah git pull.
      Penggunaan git pull ini sangat membantu sekali, apabila dalam 1 repository kita bekerja dengan 2 orang programmer atau lebih. Perintahnya adalah:

      $ git pull

    2. Menambahkan Branch.
      Branch didalam git adalah sebuah area kerja. Contoh pada kasus sebelumnya kan kita menggunakan branch master, nah selain branch master, ternyata kita juga bisa membuat branch lainnya. Contoh perintahnya:

      $ git branch -a
      * master
      remotes/origin/master

      Tanda bintang disana itu menunjukan branch yang aktif saat ini. Dan berikut adalah perintah untuk membuat branch yang baru.

      $ git branch new-branch
      $ git branch -a * master new-branch remotes/origin/master

      Lalu sekarang kita masuk ke branch new-branch

      $ git checkout new-version
      Switched to branch ‘new-version’

      Lalu sekarang coba tambahkan file baru dan lakukanlah commit.

      $ nano new-README
      $ ls
      Folder  new-README  README.md
      $ git commit -m “Tambah branch Baru”
      # On branch new-branch

      # Untracked files:
      #   (use “git add …” to include in what will be committed)
      #
      # new-README
      nothing added to commit but untracked files present (use “git add” to track)

      $ git add .

      Lalu sekarang push branch tadi ke repo github.

      $ git push origin new-branch

      Counting objects: 4, done.
      Delta compression using up to 2 threads.
      Compressing objects: 100% (2/2), done.
      Writing objects: 100% (3/3), 324 bytes, done.
      Total 3 (delta 0), reused 0 (delta 0)
      To git@github.com:Imron02/Example.git
       * [new branch]      new-branch -> new-branch

    3. Dan sekarang adalah Merge Branch. Merge Branch adalah melakukan penggabungan Branch. Caranya:

      $ git checkout master
      Switched to branch ‘master’

      $ git merge new-branch
      Updating 7425c2b..644f43f
      Fast-forward
       new-README |    1 +
       1 file changed, 1 insertion(+)
       create mode 100644 new-README

      Dan untuk perintah delete branchnya cukup jalankan perintah:

      $ git push origin :new-branch
      $ git branch -d new-branch

    4. Membuat file .gitignore. Isi sebuah file gitignore itu dengan ini:

      $ nano .gitignore
      Lalu isi dengan ini:
      *.exe
      *.class
      *.jar
      *.dmg

      Lalu lakukan perintah add dan commit dan push

      $ git add .gitignore $ git commit -m “Add gitignore” $ git push

    5. Selanjutnya untuk mereset commit bisa menjalankan perintah berikut ini:

      $ git reset

Dan selesai sudah. Panjang dan lebar ya… Hehe
Sumber: https://help.github.com/ dan http://arielthekillers.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s