Mengaktifkan mode Designer PhpMyadmin di Slackware

Jadi secara default, PhpMyadmin yang kita download langsung dari websitenya dan langsung di install di Slackware, maka mode designer itu tidak tersedia begitu saja. Berbeda dengan distro linux lainnya, yang pada saat penginstalan PhpMyadmin, mode designer itu sudah aktif secara otomatis. Phpmyadmin designer ini sangat membantu sekali, terutama kalau bagi saya pribadi bisa digunakan untuk melihat struktur tabel-tabel dari database saya dan sekaligus melihat relasi-relasinya.
Oke di sini saya anggap PhpMyadminnya sudah terinstal di Slackware anda dan sudah bisa tampil seperti ini (contoh tampilan phpmyadmin saya):

Lihat gambar di atas. Perhatikan di deretan Structure, SQL, Search, dst tidak ada kolom designer.
Nah maka untuk mengaktifkannya pertama kita cukup membuat database baru, misal dengan nama phpmyadmin.

Lalu setelah di create, selanjutnya adalah pilih database phpmyadmin tadi, lalu pilih kolom import dan klik choose filenya.
Lalu setelah itu masuk ke file system /var/www/htdocs/phpmyadmin/examples dan pilih create_tables.sql. Lalu kli Go..

Masih di kolom import, sekarang buka lagi direktory tadi /var/www/htdocs/phpmyadmin/examples dan pilih create_tables_drizzle.sql, dan jgn lupa klik Go-nya juga, dan terakhir klik import lagi dan pilih upgrade_tables_mysql_4_1_2+.sql dan klik GO lagi, sehingga hasilnya akan tampak seperti ini:

Lalu sekarang log out phpmyadminnya dan buka terminalnya dan ketikkan perintah ini:

$ su
# cd /srv/httpd/htdocs/phpmyadmin
# mv config.sample.inc.php config.inc.php
# nano config.inc.php

Lalu setelah nanonya terbuka, rubah bagian-bagian ini:

$cfg[‘blowfish_secret’]=”; /* YOU MUST FILL IN THIS FOR COOKIE AUTH! */”

Menjadi:

$cfg[‘blowfish_secret’] = ‘your_text’; /* YOU MUST FILL IN THIS FOR COOKIE AUTH! */. “your text” dapat diisikan terserah.

Dan juga ubah di bagian /* Storage database and tables */, dibawahnya ganti sehingga menjadi seperti ini:

$cfg[‘Servers’][$i][‘pmadb’] = ‘phpmyadmin’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘bookmarktable’] = ‘pma_bookmark’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘relation’] = ‘pma_relation’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘table_info’] = ‘pma_table_info’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘table_coords’] = ‘pma_table_coords’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘pdf_pages’] = ‘pma_pdf_pages’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘column_info’] = ‘pma_column_info’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘history’] = ‘pma_history’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘table_uiprefs’] = ‘pma_table_uiprefs’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘tracking’] = ‘pma_tracking’;
$cfg[‘Servers’][$i][‘designer_coords’] = ‘pma_designer_coords’;

Lalu save dan exit nanonya.
Dan sekarang coba buka lagi phpmyadminnya

http://localhost/phpmyadmin

Dan coba login ke phpmyadminnya, lalu buka database anda (terserah yang mana) dan lihat nanti akan ada kolom more dan di dalamnnya ada kolom designer.

Gampang kan?
Selamat Mencoba..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s