menonaktifkan autorun mysql, apache dan openssh di Slackware

Oke mungkin dari judul di atas sudah ketebak kali ya isi artikelnya seperti apa.Hehe
Kenapa si fitur autorun/autostart mysql, apache harus di matikan saat startup Linuxnya?

Nah jawabannya sebenarnya itu supaya mempercepat proses booting untuk start awal Linux kita, dan juga untuk menghemat resource juga. Dan lagi kita bisa mengaktifkan seperti mysql,  itu di saat dibutuhkan aja, jadi masa setiap buka komputer atau Laptop mysql atau apache harus aktif, padahal komputernya dibuka hanya untuk menulis atau main game..
Lalu saya akan menjelaskan sedikit tentang system startup pada Slackware

Di Slackware, program pertama yang akan dijalankan saat kita menghidupkan komputer adalah file /etc/inittab. Di file itu berisikan skrip bash. File skrip itu menjalankan file skrip /etc/rc.d/rc.S, sebagai inisialisasi system (sysinit). Dan file rc.S memanggil beberapa file skrip lainnya untuk melengkapi proses init startup, diantaranya beberapa file-file skrip yang dijalankan adalah:
  • rc.S
  • rc.acpid
  • rc.hotplug
  • rc.modules
  • rc.pcmcia
  • rc.serial
  • rc.sysvinit

Jadi kalo kita pengen menghentikan salah satu service-nya saat startup, maka yang menjadi rujukan adalah file skrip /etc/rc.d/rc.S. File skrip ini diprogram dengan menggunakan bahasa Shell, dan menjalankan file-file skrip shell lainnya. Untuk melakukan start sebuah program saat init startup, kita perlu membuat file skrip rc.X terlebih dahulu, kemudian disalin ke folder /etc/rc.d, dengan cara penamaan rc.nama_program. Pada tulisan ini kami tidak menjelaskan bagaimana membuat file skrip rc. Setelah init system berhasil, maka selanjutnya Slackware melakukan inisialisasi runlevel. Runlevel dibedakan menjadi dua yaitu multiuser dan single user. File-file skrip terkait dengan inisialisasi runlevel antara lain:

rc.0 ==> Halt (runlevel 0)
rc.4 ==> Multi User GUI (runlevel 4)
rc.6 ==> Reboot (runlevel 6)
rc.K ==> Single User (runlevel 1)
rc.M ==> Multi User CLI (runlevel 2 dan 3)

Nah sekarang saatnya mencoba mematikan service mysql, dan apache. Ketik ini diterminal:

# nano /etc/rc.d/rc.M

Cari file mysql dan httpd di file itu dan berikan tanda komentar. Menjadi seperti ini:

# Start the MySQL database:
#if [ -x /etc/rc.d/rc.mysqld ]; then
# . /etc/rc.d/rc.mysqld start
#fi

# Start Apache web server:
#if [ -x /etc/rc.d/rc.httpd ]; then
# . /etc/rc.d/rc.httpd start
#fi

Jangan lupa untuk di save ya?He
Nah sekarang saatnya menonaktifkan si openssh/sshd. Caranya buka terminal dan ketik:

# nano /etc/rc.d/rc.inet2

Lalu pada script sshd, beri tanda komentar menjadi seperti ini:

# Start the OpenSSH SSH daemon:
#if [ -x /etc/rc.d/rc.sshd ]; then
# echo “Starting OpenSSH SSH daemon: /usr/sbin/sshd”
# /etc/rc.d/rc.sshd start
#fi

Nah gampang bukan?

Lalu bagaimana kalo ingin ngembaliin seperti semula??

Jawabannya ya tinggal ilangin aja tanda komentar (#) pada file-file di atas tadi (menghilangkan tanda komentarnya dimulai dari if [ -x bla bla bla)
Sumber:Benkel Linux
Indahnya bermain dengna Linux

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s