Kemudahan Linux part 2

Oke teman-teman Linuxer kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengatasi kernel panic tanpa harus menginstall ulang Linux kita (dalam kasus ini saya pakai slackware) yang sungguh merepotkan apabila harus install ulang, sayang banget kan? Bisa cape banget dah.
Oya jadi ceritanya gini kenapa kernel panic tu bisa terjadi di Slackware ane, kemaren malem tu ane mau install antivirus bitdefender di Slackware ane, nah pas ane mau install eh ternyata ada library yang kurang (nama librarynya kalo gak salah glibc), yaudah dah tu ane langsung buka om google, dan nemu tu library yang ane butuhin (tapi formatnya RPM).<img

Yaudah karna formatnya rpm terpaksa ane compress jadi format txz.. Tapi apa yang terjadi ternyata saudara-saudara!!!!! Wow Linux ane jadi kacau, ngetik perintah di terminal/konsole selalu error, bahkan sampai ane ngetik perintah halt/reboot pun dia gak mau-mauin. Yaudah ane pake cara paksa dengan pencet tombol power sampai tu lapi ane mati.. Terus ane hidupin lagi tu lapi ane, tapi wow kernel panic.. Duh bingung/frustasi/cemas gimana ini, kalau install ulang males, walaupun si Slackware tu punya kelebihan tersendiri yaitu bisa install ulang system tanpa memformatnya (alhasil konfigurasi dan aplikasi yang lama gak akan terhapus). Tapi ane males pake cara itu, pengen coba cara yang lain. Hmmm ane pun duduk sejenak dan berpikir . Wah ketemu caranya. Kenapa gak compile ulang kernel aja ya.
Oke pertama caranya gini:

masukkan CD 1 atau DVD slackware ke laptop kamu, lalu jalankan slackware melalui cd tersebut.

Setelah slackware kita berjalan melalui CD tersebut, sekarang saatnya kita mounting drive root slackware kita (caranya kaya repair Lilo). Pertama buat dulu sebuah folder di direktory /mnt (Misal foldr Data).Code:

# mkdir /mnt/Data

Setelah folder tu terbuat, sekarang saatnya kita mounting partisi root kita ke folder /mnt/Data. Ingat cari tau dulu partisi root kita ada di sda berapa. Code:

# fdisk -l

Hasilnya seperti ini misalnya (dan partisi root saya ada di /dev/sda1):

Disk /dev/sda: 320.1 GB, 320072933376 bytes

255 heads, 63 sectors/track, 38913 cylinders, total 625142448 sectors

Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes

Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes

I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes

Disk identifier: 0x100f59dc

   Device Boot      Start         End      Blocks   Id  System

/dev/sda1   *          63   195318269    97659103+  83  Linux

/dev/sda2       195318270   199222064     1951897+  82  Linux swap

/dev/sda3       199222065   625142447   212960191+  83  Linux

Setelah kita mengetahui partisi root kita ada di mana, sekarang saatnya kita mounting. Code:

# mount /dev/sda1 /mnt/Data

Setelah partisi tu tersebut termounting sekarang saatnya kita change root slackware kita ke folder tersebut. Code:

# chroot /mnt/Data

Nah sekarang saatnya kita beraksi mengkompile ulang kernel/install kernel baru.. Untuk caranya bisa liat di postingan sebelumnya tentang compile kernel di sini.
Catatan:Mudah kan belajar Linux. Banyak cara untuk memperbaiki system Linux, karena kalau kita sudah memahami systemnya, mau ngapain tu linux juga bisa. Oya cara di atas sebenarnya hanya sebagian cara aja buat memperbaiki kernel panic tu.. Masih banyak cara lain.
Tetep semangat belajar Linux (jangan bilang Linux susah), kalau bilang gitu, sampai kapanpun kamu gak akan bisa bermain-main dengan Linux karena sudah menganggapnya susah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s