Mudahnya Linux

Oke ini dia rahasia mudahnya memakai Linux dari saya. Mungkin sebagian orang yang baru pindah/migrasi OS dari Mac atau Windows ke Linux, pasti akan bilang linux itu susah, linux itu sulit, linux itu gak user friendly, dan lain-lain.. Tapi apakah anda tau kalau ternyata Linux itu mudah, simple, gak ribet, dan user friendly?
Pasti para pengguna Windows atau Mac OS akan bilang, ah tu mah bohong.. Karena dia pake Linux aja, jadi dia bilang gitu.. Hmmmmm memang agak sulit juga si kalau harus menghadapi pemikiran orang yang seperti itu, nah kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman pribadi saya menggunakan Linux. Awalnya sebelum saya mengenal Linux, saya itu dulunya adalah pemakai Windows dari semenjak saya SD sampai SMA, dan yang saya tau sistem operasi itu hanya Windows saja dan tidak tahu kalau ada sistem operasi lainnya.

Nah setelah biasanya sehari-hari memakai Windows, memang saat itu saya bilang Windows itu gampang, enak dipakenya, kalau ada masalah tau. Tapi satu masalah saya yang paling berat menggunakan Windows adalah itu tu virusnya yang bikin capek dan bikin ribet.. Padahal sudah pakai antivirus dua, yang satu buatan Lokal dan yang satu lagi buatan Luar, tapi tetep aja, ada virus yang hebat lah.. Padahal tu antivirus sering saya update. Tapi apa???
Aaakkkkkhhhhh!!!!! agak mengjengkelkan si dengan virus ini, belom lagi kalau ada temen yang mau minta data (misal tugas sekolah) yang ada di komputer kita. Tapi apa yang terjadi pas kita colokin tu Flashdisk temen, wahhhhhhhhhh 100 virus terdeteksi dan alhasil komputer saya pun menjadi hang (maklum kompi lama dengan ram hanya 256MB). Kebayang kan gimana ribetnya?
Lah kok jadi ngomongin Windows ya? He, katanya mau ngejelasin mudahnya Linux?
Maaf itu tadi cuma kata pengantar aja dari saya. Hehe piss..
Nah saat saya masuk Kuliah tepatnya saat semester satu, pada suatu saat ada teman saya mempresentasikan sesuatu tentang Sistem Operasi, dan Sistem Operasi yang dia bahas itu adalah Linux. Sedikit demi sedikit penjelasan dia, saya sempat kagum dengan Linux karena teman saya bilang Linux itu Free (Free disini bukan gratis ya? Tapi bebas) dan banyak variasinya (bisa sesuai kebutuhan kita mau pakai yang mana). Wawwwwww!!!
Nah semenjak saat itu saya mulai semangat mencari tahu tentang informasi Linux, dan ternyata untuk mendapatkan OS-nya itu sungguh gampang, tinggal search di Internet aja, lalu langsung download dah tanpa harus mengeluarkan uang untuk membeli OS-nya dan Lisensinya, cukup bayar ongkos internet aja. Bahkan kita bisa mendapatkan OS Linux dengan benar-benar gratis dengan cara pinjem atau minta DVD/CD Linux ke temen. Wah enak gak tuh?

Duh kok daritadi cerita mulu ya? Mana katanya Linux tu mudah?
Jawab:
Ya maaf kan tu barusan di jelasin dulu kelebihan Linux (dan agak mudah juga untuk mendapatkannya) tanpa harus repot-repot keluar duit untuk lisensi. Udah satu tu kemudahan dari Linux yaitu cara mendapatkannya.

Terus apa lagi kemudahannya?

Yang selanjutnya kemudahan dari Linux adalah; itu loh tadi kan saya ngebahas virus, nah di Linux untuk menghapus virus Windows tu mudah sekali, caranya tinggal cari aja nama virusnya (misal di Flashdisk temen), kalau kita yakin itu virus, ya tinggal di delete aja, nanti juga tu virus bakal di usir dan di tempatkan di Trash (tong sampah Linux). Gampang kan?

Terus apa lagi?

Selanjutnya nih ya kalau kita mau nginstall aplikasi di Linux itu ternyata gampang banget loch, kalau kita punya koneksi internet, misal kalau pakai ubuntu tinggal buka Ubuntu Software Center (Selain itu ada Synaptic dan Terminal/konsol Linux).
Tapi bagaimana kalau gak punya koneksi internet??
Jawab:
Untuk kasus itu entar ya saya kasih tau caranya.

Wah Linux ternyata gampang banget kan? Coba di mana susahnya? Anda bilang Linux itu susah karena anda sehari-hari menggunakan OS lain aja (bukan Linux). Coba kalau anda sehari-hari pakai Linux terus coba pakai Windows atau Mac OS, pasti anda akan kesusahan untuk menyesuaikan diri. Nah begitu juga dengan Linux anda butuh penyesuaian dulu dan harus berkenalan dulu dengan Linux, sebelum anda bilang Linux itu susah. Makanya jangan komentar sebelum mencoba!!

Nah sekarang saya akan bahas bagaimana cara install aplikasi offline (gak punya koneksi internet sendiri/biasanya ke warnet :D) di Linux?
Cara install aplikasi offline di Linux tu gak susah, gampang kok, tinggal cari aja paket yang mau kita install, misal kalu di Slackware dan mau install aplikasi LibreOffice. Ya kita tinggal buka mbah google, lalu cari dah dengan keyword LibreOffice untuk Linux atau dengan keyword lainnya atau langsung ke situsnya LibreOffcie. Setelah itu kalau sudah ketemu tinggal download aja, gak beda dengan Windows kan kalau kita cari aplikasi (balik ke tadi, inget tu hanya butuh penyesuaian aja).
Tapi saya pernah tu nginstall aplikasi yang saya download di internet dan saya coba install di rumah, tapi kok aplikasinya gak ada ya??
Jawab:
Nah untuk kasus ini, cara penyelesaiannya cukup mudah kok, kita tinggal buka terminal aja, lalu ketik dah nama aplikasinya di terminal. Misal kita aplikasi yang kita install itu gimp, tinggal ketik aja gimp di terminal. Nah lalu liat si terminal bilang apa ke kita? Misal terminal bilang no Libraries: Tetek bengek.so.1 (maksudnya library si tetek bengek tu gak ada buat jalanin si gimp tu).
Gimana tu cara ngatasinya?
Jawab:
Gampang banget kawand cara ngatasin ini, kita tinggal copas aja tu tulisan yang Tetenk bengek.so.1 di google, lalu enter dah. Nah pasti langsung tu si mbah nunjukin suatu situs yang menyediakan paket tersebut (biasanya si situs http://pkgs.org/). Misal kita pakai Slackware ya, dan file .tgz (format aplikasi untuk slackware/format .exe di Windows) tu gak ada. Gak usah khwatir, download aja yang versi rpm. Misal tetek-bengek-i486.rpm, setelah kita download kita buka terminal, langsung aja cari tu file ada di mana, misal ada di Folder Downloads, ya kita tinggal ketik cd /home/userkamu/Downloads lalu enter.
Setelah itu kita kompress tu paket rpm menjadi tgz dengan cara rpm2tgz tetek-bengek-i486.rpm lalu enter.
Aplikasi tetek-bengek-i486.tgz pun pasti akan terbuat tuh dan kita tinggal menginstallnya. Lalu jalankan gimp kembali, kalau gak ada library yang di butuhkan lagi, pasti tu gimp bakal langsung ke buka, tapi kalau masih ada error dan muncul kayak tadi lagi gimana, tapi nama librarynya beda?
Jawab:
Ya kita tinggal copas aja library yang error tadi di google, dan caranya sama kayak di atas. Pokoknya sampai gak ada error lagi. Gampang kan?

Nah catatan di atas itu sebenarnya bisa kita gunakan kalau ada error dengan system Linux kita, kita cukup buka terminal aja, dan liat si terminal/konsol (bash Linux) bakalan ngasih tau kita tentang errornya itu apa? Ibaratnya terminal Linux tu, penolong bagi kita dah kalau ada masalah (orang semua pekerjaan linux itu bisa kita lakuin dengan terminal). Kenapa begitu?
Karena ibaratnya kalau kita pakai Linux, maka kita juga harus jago main di terminal/konsolnya juga (Seru loch maen di terminal/konsol daripada didesktop), apalagi kalau ada orang awam liatin kita maen di terminal terus dengan baris text-text putih dan layar hitam, beuh tu orang bakalan kagum tu.Hahahahaha πŸ˜€ and bisa mejeng juga ke cewek kita juga. Keren kan?
Oya ni saya kasih cara lebih gampang lagi dah gimana cara install aplikasi offline atau update offline di linux. Caranya cukup sediakan media external (misal USB flashdisk). dan download aplikasi Keyrix disini.
Tapi untuk cara pakainya Mmmmmmmmmmmm To be continued… Ane capek nih ngetiknya.. Tunggu di artikel selanjutnya ya??

Advertisements

6 comments

  1. @bloger_newbie:
    Ane selama ini make Linux, laptop panas tu wajar kok, tapi kalau cepet panas, tu laen lagi.. He
    Ane sering bandingin Linux ane dengan Wi**S (punya Kk ane), tapi selalu menang ane dalam hal cepet panas..
    Mungkin kasus agan tu laptop jadi cepet panas karena ada beberapa aplikasi yang corrupt or dll, bisa di cek melalui terminal dengan ketik # top..
    Silahkan liat di situ, aplikasi mana yang memberatkan kerja system Linux agan..
    Kalau bener-bener ada, bisa di remove aja tu aplikasinya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s